Tadi gue dapat salah satu pesan dari kawan lama yang sudah menikah dan punya anak, lets call him Bambang supaya mudah diingat. Jadi its been a long time sejak terakhir kita ngobrol like three or four years ago i dont remember. Si bambang ini tiba-tiba kirim pesan "Why dont u get married?"
Long story short si Bambang ini pernah bilang suka sama gue dan sempet ngajakin nikah tapi gue belum siap waktu itu karena no feelings at all. Dengan santainya gue jawab "emang belum pengen", and u know what dia balas pesan gue "lo kualat karena dulu pernah nolak gue sih, ahahhha..." dengan nada yang gue tau pasti niat bercanda.
But u know what, is it funny? sampai sekarang gue bingung sama orang yang menganggap lelucon tentang belum menikah menjadi sangat menarik untuk dilakukan tanpa berfikir ini beneran lucu atau gak. To be honest, it was so annoying ketika pilihan lo for stay single dibuat bahan lelucon orang yang sama sekali gak deket.
But its oke, just let the stupid people laughing like a totally stupid. Gue cuma bisa ngelus dada dan balas dengan emoji senyum serta beberapa kalimat. Gue merasa tidak perlu menjelaskan panjang lebar ke si Bambang, gak perlu. Dengan senang hati gue balas pesan dia dengan pertayaan "lo emang udah bahagia dengan pernikahan lo?", dengan cepat dia membalas "ya gak juga si". "See lo aja gak bisa buktiin ke gue kalau sebuah pernikahaan gak sebahagia itu buat lo".
The point is for people who always ask that question, stop it. Sama sekali gak lucu membuat topik ini sebagai bahan guyonan atau topik yang harus selalu digali atau di korek. Because its not your business. Buat gue pernikahan bukan cuma sekedar living together, serius bukan cuma sekedar itu.
One day ada beberapa kawan yang kirim pesan "seru banget sih fit masih bisa jalan-jalan bebas", at the time gue gak tau harus balas apa. Gue cuma bisa bilang "kalian pasti lebih bahagia dari gue karena sudah berkeluarga". Tapi most of them said "kalau gue punya kesempatan untuk memilih, mungkin gue akan memilih tetap menjadi single dan tidak teburu-buru untuk menikah". Deg... gue speachless, whats going on?
Disitu gue selalu bersyukur apapun yang Tuhan kasih ke gue, one day gue pasti nikah kok, jadi kalian gak perlu selalu repot-repot update kapan gue nikah. Sesaat gue cuma berfikir are you ready for get married???
I dont know, lets see :)
Thank you buat orang-orang seperti Bambang yang secara tidak langsung selalu mengajarkan gue untuk selalu bersyukur tentang apa yang gue dapat dan jalani.

nge-blog sekalian curhat nih Fit...
ReplyDeleteHahahaha, kan ceritanya based on true story 😅
Delete